Sedarlah……….Allah Sangat Menyayangimu

Posted: April 11, 2013 in pendidikan, Uncategorized

air-mata

            Salah satu hakikat yang perlu kita yakini, kehidupan di dunia ini adalah untuk diuji seperti mana yang disebut dalam surah Al Mulk. Dua bentuk ujian samaada, ujian kesusahan atau ujian kesenangan.Apabila kita berhadapan dengan ujian kesusahan, perasaan kita keluh-kesah, runsing dan sedih bercampur baur. Apabila diberikan keseangan, kita lupa Allah. sifat manusia ini dinyatakan dalam al quran antaranya surah Maa’rij,tak kira pada semua manusia, samada dia orang kecil, dia orang besar, dia pemimpin dai, dia itu raja, ujian tak dapat dihalang dan dia pasti datang.
Ada orang yang hubungan suami isteri baik, tapi diuji dengan karenah anak-anak yang menyesakkan. Ada keluarga yang mempunyai anak-anak yang berjaya dalam akademiknya tetapi diuji dengan keretakan hubungan suami isteri yang umpama retak menanti belah. Ada keluarga yang hidup dengan kemewahan tetapi diuji dengan miskinnya zuriat. Banyak lagi contoh-contoh ujian dalam kehidupan yang mendatangkan keresahan, kesedihan bercampur-campur.
Banyak manusia yang tersungkur dengan ujian kesenangan, tapi betapa ramai manusia yang kembali menemui Allah setelah diberikan oleh Allah ujian kesusahan. Cuba kita lihat nikmat yang telah Allah berikan pada diri kita selama ini, sejak kita dilahirkan hingga kita pada hari ini yang punya kereta yang hebat, punya anak-anak yang ramai, punya rumah yang selesa dan punya harta dan banyak lagi.

Nikmat Allah yang tidak terhitung
Sebenarnya, jika diteliti satu persatu, terlalu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Mari kita telusuri surah Ar Rahman, Allah mengulang sebanyak 99 kali bagaimana nikmat yang telah diberikan. Jadi berapa kali kita mengucapkan syukur kepada Allah dengan penuh perasaan. Setiap hari, Kita bangun tidur, masih dapat menghirup udara yang segar, mata kita masih boleh menatap wajah-wajah indah disekeliling kita dan dapat melihat keindahan alam ciptaannya, tubuh kita masih diberi kudrat untuk mengatur kehidupan ini. Kita bangun dan solat subuh secara ala kadar dan tanpa sempat munajat dan mengucapkan syukur, kita bingkas melakukan aktiviti yang lain. Lebih teruk lagi bagi mereka yang langsung tidak mengerjakan solat subuh kerana tidur lewat disebabkan menonton bola Euro atau seumpama dengannya. Jarang sekali kita mengucapkan syukur. Benarlah kesenangan itu menyebabkan kita lupa pada Allah dan sememangnya kita GAGAL dengan ujian kesenangan.

Allah amat menyayangi kita
Namun Allah yang Maha Pengasih pada hambanya, Dia tidak mahu hambanya terus lalai dan terpesona dengan keseronokan dunia sehingga selangkah demi selangkah jauh daripada Allah. Justeru itu Allah mendatang ujian kesusahan kepada insan yang menyebabkan insan itu merasa sedih. Allah mahukan hambanya kembali hampir kepadaNya, bermunajat dan merintih kepadanya.
Lihatlah takkala kita diberikan ujian kesusahan, kita akan merintih memohon hanya kepada Allah, mengharap hanya kepada Allah, hilanglah keinginan-keinginan dunia yang selama ini dikejar. Bibir-bibirnya sentiasa basah meyebut nama Allah dengan penuh insaf dan harap. Hatinya begitu rapat dengan Allah. Tidakkah kita merasakan pada ketika itu hati manusia yang diuji dekat kepada Allah dan mengharap akan rahmat Allah. Sesungguhnya Allah sangat sayang kepada kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s